forumwiken | Masih Banyak Pencinta Bagi Negeri Ini

Budiman Sudjatmiko sedang mempresentasikan Pancasila Interaktif. Sebelah kiri, Taufik Razen. Kanan, Roby Muhamad. Ruang dalam Bataviase Novelles, berlatar mozaik foto Soekarno.

 

Sebuah undangan ke Kepak Garuda dilayangkan oleh Alfian Utama dari forumwiken lewat email, mengajak untuk hadir di satu rutin kegiatan yang didasarkan kepada semangat egaliter, berbagi pengetahuan, diskusi serta dialog dengan konstruksi pengetahuan yang dimiliki oleh masing-masing peserta forum. Awalnya berat untuk berangkat, selain karena Sabtu sore, jarak yang mesti ditempuh untuk mencapai seberang Monas samping Istiqal menjadi keengganan tersendiri. Pukul 15.15 baru berangkat dari rumah, meninggalkan kendaraan di fX lalu memilih naik busway kemudian disambung dengan taksi dari seberang Sarinah.

Pukul 17.00 tiba di tempat acara, Bataviase Novelles. Padahal acaranya sendiri terjadwal mulai pukul 16.00. Secarik kertas dengan tulisan tangan menggunakan spidol tertempel di pintu kaca, “forum weekend”. Segera masuk ke dalam, dan terlihat Budiman Sudjatmiko duduk menyapa kemudian mempersilakan masuk. Budiman memang menjadi magnet tersendiri di kegiatan rutin forumwiken ini. Sementara itu, Taufik Razen sedang memaparkan sejarah Indonesia untuk menjelaskan apa itu Pancasila. Saya relatif menyesal hadir tak tepat waktu, ketinggalan paparan yang teramat menarik untuk ditinggalkan.

Tema kali ini ‘Manusia Indonesia di Era Pancasila’.

Lalu bergulirlah perspektif menarik mengenai Pancasila, dilihat dari konstruksi sejarah, membaca putaran zaman lewat pola angka-angka tahun. Bagaimana bangsa Indonesia dibangun oleh putaran yang dilatar belakangi oleh para kaum brahmana (para pemikir), kaum ksatria (prajurit), kaum waisya (pedagang) dan kini adalah era untuk para sudra (rakyat), yang menjadi pertanyaan terbesar adalah ‘adakah rakyat yang siap untuk memimpin perputaran ini’.

Sedang Budiman Sudjatmiko merilis sebuah aplikasi yang ia sebut sebagai Pancasila Interaktif, sebuah aplikasi yang dirilis di website resmi beliau (www.budimansudjatmiko.net), berguna untuk menemukan posisi nilai politik secara cepat dan menarik, mengukur tingkat pancasilais yang dimiliki. Sebuah langkah awal yang mesti diapresiasi. Melihat aplikasi tersebut –untuk saya yang bergelut keseharian dengan web strategis, desain tampilan antar muka (interface design) serta desain grafis/desain komunikasi visual– melihat begitu banyak peluang yang dapat dikembangkan untuk lebih menyempurnakan aplikasi tersebut. Pertanyaan paling mendasar dari aplikasi ini untuk saya adalah, “aplikasi ini untuk siapa?” Bila pertanyaan mendasar tersebut telah terjawab, maka dengan mudah kita akan membuat konstruksi agar aplikasi keren ini dapat lebih disebarluaskan dan membawa dampak positif yang lebih luas bagi pemahaman Pancasila.

Kembali ke forumwiken, suasana egaliter memang kuat sekali terasa –hal itu pula yang ditekankan oleh Pico (salah satu pencetus forumwiken) saat ‘ngobrol selepas acara– siapapun silakan berpendapat, bahkan dipersilakan dahulu untuk menanggalkan atribut pangkat, jabatan serta gelar. Di tempat itu saya jumpai para pencinta Indonesia, semua bicara tentang negeri ini, tentang kecintaan mereka atas negeri ini. Dialog cerdas dan kadang disertai refleksi khas akademis silih berganti, bersahutan menimpali. Ruang dengan meja besar beserta kursi yang mengelilingi itu penuh dengan pemikiran-pemikiran yang bermuara kepada kecintaan atas Indonesia.

Diskursus yang selama ini menjadi langka, hadir dengan nyata. Akan lebih luarbiasa apabila pesan serta pengetahuan yang hadir di ruang itu dapat disebarluaskan ke khalayak lebih luas, tak usah dahulu bicara tentang perubahan, karena sebagai sebuah pengetahuan pun sudah lebih dari cukup untuk dibagikan.

Negeri ini masih memiliki banyak pecinta, yang memikirkan sepenuh hati akan dibawa ke mana negeri ini. Masih banyak memiliki para pecinta, yang siap berdiri dan bergerak untuk bangsa ini.

Untuk forumwiken, semoga akan hadir kolaborasi nyata dengan Kepak Garuda!

* * *

Bila rekan-rekan ingin bergabung dalam diskusi yang digelar oleh forumwiken, silakan mengikuti twitter mereka di @forumwiken. Sementara ini, kegiatan diskusi/berinteraksi secara nyata telah berlangsung di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Jember, dan akan menyusul di kota-kota lainnya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s