Negative Consistency

Kesadaran penghargaan atas karya cipta memang masih teramat minim di negeri ini. Perjuangan agar menghargai karya visual adalah salah satu misi yang diemban oleh Kepak Garuda. Akankah bakal susah payah? Pastinya iya! Satu persatu visual yang dimiliki oleh Kepak Garuda hadir di ranah komersial tanpa melalui persetujuan ataupun perizinan dari pihak kami. Jangankan mencari izin, membaca pernyataan disclaimer yang sudah tercantumkan di sisi kanan situs kami pun kami yakin menjadi satu bentuk keengganan.

Dua kali gambar kami “dipaksa turut” ikut lomba poster. Salah satunya malah sempat menjadi finalis sebelum akhirnya digugurkan oleh dewan juri, padahal sebelumnya si pembuat sempat (dengan begitu yakin dan gagah perkasanya) bersikeras bahwa itu adalah gambar buatannya. Lalu pada saat Gus Dur berpulang, sebuah penerbit dengan yakinnya menerbitkan buku Gus Dur (sekali lagi) main ambil gambar yang kami miliki. Disclaimer yang kami berikan jelas menyatakan syarat-syaratnya, perijinan, pemanfaatan non-komersial, namun semua dengan mudahnya diabaikan. Tidak berhenti di situ, seorang rekan pengunjung Kepak Garuda mengirimkan sebuah email yang menyatakan gambar kami sekali lagi digunakan sebagai latar tiket pertandingan Tim Nasional vs Uruguay. Menjadi latar Bambang Pamungkas. Apakah mereka meminta izin? Ah boro-boro!

Dan terakhir pagi tadi, Tytton Sishertanto (yang menggambar 90% visual yang ada di Kepak Garuda) mengirimkan email yang berisi gambar sampul kemasan Winning Eleven 10 – 2030 Edisi Piala AFF 2010 (Playstation 2). Sekali lagi gambar Tim Nasional buatan Kepak Garuda hadir tanpa izin. Yang hebatnya lagi, games tersebut adalah games bajakan. Sempurna! Negative Consistency! Barang bajakan, berisi produk bajakan menggunakan visual untuk sampul juga bajakan! Sebuah konsistensi negatif yang utuh. Ironis!

Di luar itu, kami yakin masih banyak lagi. Seperti sebuah demo yang membawa gambar Hoegeng untuk diberikan kepada Polri. Atau visual-visual lain yang muncul jadi ilustrasi kaos, poster dan entah apa lagi. Atau memang kami yang BODOH karena membagikan visual-visual tersebut dengan cuma-cuma dan dengan resolusi gambar relatif tinggi?! Duh!

Buat rekan-rekan, terima kasih atas informasi selama ini yang selalu memberitahu kami tentang keberadaan visual Kepak Garuda. Kami akan tetap berkarya, dan akan tetap berusaha untuk tetap mencerahkan arti disclaimer, hak cipta visual, dan apresiasi terhadap kerja seseorang. Karena kami yakin dan rekan-rekan pun kami yakin berada di lajur yang sama, kita bisa menjadi bangsa yang besar dengan memulainya lewat saling menghargai.

salam,
Kepak Garuda

Tulisan ini dibuat menggunakan software Text Edit 1.5, MacOS 10.5.8 — software ORIGINAL :) Begitupun seluruh visual yang ada di Kepak Garuda.

* * *

Image dimiliki oleh : Suporter-Indonesia.com, http://khrisna-prasetya.blogspot.com/, koleksi Folder Ironis dari Kepak Garuda.


20 comments

  1. memang sangat di sayang kan pembajakan atas hak cipta sebuah karya masih merajalela di sini, sebenarnya kepak garuda tidak salah membagi-bagikan wallpaper dengan resolusi besar, yang salah menurut saya pola pikir orang-orang yang dengan sengaja mengambil secara mentah-mentah materi-materi yang ada di blog ini, mungkin gratis bagi mereka bisa di gunakan dalam media apa saja, tanpa persetujuan dari pemegang hak cipta, ironis memang, mudah-mudahan tidak sampai terjadi lagi, Garuda memang milik semua rakyat Indonesia, tapi bukan berarti karya orang lain yang bergambar garuda dapat di bajak.

  2. Turut berduka pak atas pembajakan yang semakin lama bukannya semakin berkurang ini.
    Ironis sekali sampai diikutkan dalam lomba poster dan “si pembuat sempat (dengan begitu yakin dan gagah perkasanya) bersikeras bahwa itu adalah gambar buatannya”.

    Malu Membajak!

  3. weew.. parah aj deh tuh orang-orang yang seenaknya ngambil visual Kepak Garuda tanpa cantumin sumbernya… hmm….ckck

    semangat Kepak Garuda!!
    Terus berkarya dan keep Original! (:

  4. Kalau gambar Pak Hoegeng yang diberikan kepada Polri dalam demo tolong diberikan izin tanpa diminta. Mudah-mudahan Polri jadi ingat kembali bahwa mereka punya contoh panutan dalam mengabdi.

    Saya tidak mendukung pembajakan. Hanya mohon untuk satu kasus itu diberi pertimbangan lain.

    • hehehe… dari semuapun nggak ada tindakan yang kami ambil kok mas, paling mengingatkan saja. bila semuanya prosedural dampaknya akan jauh lebih luas mas, andai kami tau kebutuhannya kami yakin dapat membantu pula dalam mengkomunikasikannya dengan lebih luas setidaknya di kalangan para pengunjung Kepak Garuda.

  5. aku juga pake mas,..bahkan desk’top,twit,dll,..etc pake kepakan sayap garuda,..but,.ndak kalau di komerslkan lho..,,.buat dewekan,..soalnya ane faham betul nilai sebuah seni yang bagus,.ndak gampang buatnya,..ane cuma bisa ganti dengan mempublikasinya secara logis,..he,..he,..tengkiyu,..mas “dan”,..sukses selalu buat ketulusan kepak garuda” (salam dari 1 diantara sekian buannnyakkk yang mengagumi kepak garuda)

  6. Tenang Bro…. Jangan Gusar… Aku Yakin Jiwa Kebesaranmu yang akan tampil.. Biarkan mereka gembira…tapi Kepalsuan tak akan bisa menjadikan besar…
    Terus Berkarya tanpa henti…
    Aku yakin virus gagah dari goresan gambar Garudamu telah mebius menjadi arti yang paling penting yaitu :
    ” TERNYATA MASIH ADA CINTA UNTUK NEGERI KITA”
    Salam Revolusi Kawan…!!

  7. itulah Indonesia…
    semoga pada cepet insyaf…
    3,5 abad kita dijajah bangsa asing, dan sekarang kita dijajah oleh bangsa sendiri…
    benar-benar Atlantis yang tenggelam…
    korup.. barbar…

  8. mental bangsa indonesia yang mesti di perbaiki,

    contohnya juga mental owner yang seharusnya tau harus kemana memberikan project,
    juga tukang cetak yang seharusnya tidak “menyepelekan” masalah design grafis.

    jangan sampe ga ada lagi designer yang mau tinggal di indonesia, karena tidak dihargai seperti ini.

    • Hehehehe.. sudah saatnya pindah ke yang halal om .. kok aq malah kebalik yah .. di ktr ku pake XP Ori .. tp malah tak ganti ke ubuntu .. gag kalah keren dan udah user friendly kok om .. :D

      Anyway .. terima kasih untuk kepak garuda yang sudah berkarya tanpa pamrih membangkitkan sisi “Patriotisme” bangsa ini. memang cukup di sayangkan bila ada pihak2 yang mengabaikan ‘ToS’ kepak garuda .. tapi saya yakin, dengan seiringnya waktu .. bangsa ini akan bisa menghargai dan menjunjung tinggi HAKI.

      Salam Persahabatan ..

  9. Apresiasi tertinggi saya berikan tuk Kepak Garuda.
    Saya sndiri menemukan desain terbaik dari Kepak Garuda dari Mbah Google & langsung kepincut sm desain yg berani dan orisinil…(tlihat dari kerapihannya). Awesome!
    Sy memakainya utk kpntingan sndiri, spt dijadikan wallpaper or PP, yg jelas bukan utk mendulang keuntungan scara ekonomis lewat desain orng lain loh, mas…

    Cm mo share:
    Sbnrnya say pun dh memakai lambang garuda sblum jadi berita hits, tepatnya d thun 2009. Smangat tuk mendalami Garuda pun smakin tinggi swaktu ada rilis sebuah buku berjudul Mencari Telur Garuda dg penulis Pak Nanang R. Hidayat (yg kebetulan saya hadir di dalamnya)..
    Salam Sukses tuk Kepak Garuda!
    Smoga smakin membumbung tinggi di angkasa dg karya2 orisinil dan pastinya masyarakat kita bisa tersadarkan bahwa Hak Cipta merupakan sebuah bentuk orisinalitas yang tidak dapat tergantikan oleh apapun jua…
    Terbanglah Garudaku…Berkibarlah benderaku…
    Garuda di Dadaku, Garuda Semangat bangsaku!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s