Potlot + Slank

Slank dan Jl. Potlot sampai kapanpun tak akan pernah bisa terpisahkan, semangat Potlot di era awal ’90-an telah melahirkan dobrakan yang membawa musik Indonesia keluar dari kebuntuan stagnansi musik (rock) yang ada. Tak hanya Slank, lahirlah dari markas Potlot tersebut musisi-musisi juga insan kreatif yang memberikan warna bahkan arah baru perkembangan musik Indonesia.

Sedang Slank bagi saya tidaklah sekedar sebuah band papan atas. Slank adalah bentuk nyata dari konsitensi. Konsistensi atas perjuangan menyuarakan kegelisahan, kepenatan, ketidakpuasan atas segala hal yang diyakini oleh lingkungan mereka. Saat sebagian penggemar tergiring untuk membuat dikotomi Old Slank & New Slank, saya lebih memilih menempatkan mereka pada peran masa mereka masing-masing, karena semangat mereka masih sama dan konsistensi mereka juga masih tetap sama.

Klik link di bawah ini untuk mendapatkan wallpaper yang sesuai dengan monitor anda:

– – – –

Concept & Text by
Danu Widhyatmoko (Dibesarkan bersama Kirim Aku Bunga dan Nggak Perawan Lagi )

Image by
Tytton Sishertanto

– – –

Bila anda setuju dengan program ini, bantu kami untuk mengkomunikasikan keberadaan blog ini (https://kepakgaruda.wordpress.com) kepada rekan/keluarga/mitra anda. Dan jangan lupa untuk meninggalkan sepatah dua patah kata pada bagian bawah tulisan ini sebagai bentuk apresiasi anda terhadap langkah kecil ini.

Terima Kasih


58 comments

  1. Semua gambar wallpapernya bagus-bagus, tapi sayang warna latarnya merah smua, kalo dijadikan wallpaper bisa sakit mata sayaa…untuk saran saja mas…apa bisa latarnya dirubah? atau memang sudah prinsipnya harus merah seperti darah? terimakasih…salute

  2. mas2 di kepakgaruda, tolong taro image file-nya di IIX donk mas, biar kita2, khususnya yang fakir bandwidth, bisa download dengan cepat….

    • Mas Agit,
      keinginan berikutnya memang akan kami buat dalam versi tidak gratisan lagi di wordpress, kita hosting di lokal. Tapi ya itu, mas… untuk tetap tayang dengan wallpaper baru tiap dua minggu saja kami susah payah, karena kebutuhan kerja untuk “perut” tetap tak bisa dilewatkan begitu saja =)

      thanks sudah mampir ya..
      /dw

    • wuih disambangi mas zam lho =)
      btw. untuk saya, slank formasi bim2, ka2, bongky, indra dan pay tak akan tergantikan mas, tapi ya untuk tidak menampilkan nu-slank kok sepertinya nggak bijak juga =) … tetap berharap bisa melihat mereka satu panggung lagi, semoga deh…

    • Pak zam penggemar SLANK juga ya..???

      ikut nimbrung pak…ehhehe…..

      Buat Kepak Garuda….semoga langkah kecil ini bisa membangkitkan semangat anak bangsa kedepannya….terutama buat desainer2 Indonesia yang kreatif bisa memberikan kontribusi yang bermakna bagi bangsa….bukan sekedar coret2an biasa….

  3. mantab banget mas!
    salut juga buat niatnya untuk selalu membuat karya2 berkualitas dan membaginya secara GRATIS!!!!
    sukses terus dah!!!

  4. saya juga pernah menikmati masa2 indah dgn lagu (kirim aku bunga) Slank.. salam sukses selalu buat kepak garuda. salut buat anak bangsa !!

  5. keren, art banget, Salut gw..
    yang muda yang berkarya yang tua duduk santai aja…haha
    new Slank or old Slank = sama rata..harus tetep kritis, nasionalis, dengan karya2nya orisinil..
    bravo bwat temen2 kepak garuda..terus berkarya untuk indonesia biar menjadi inspirasi buat generasi nanti..sipz..
    salam damai dari anak anak komunitas kulit kacang..piss

    • thanks mas akon,
      slank dulu dan sekarang nggak bisa dibandingkan, eranya beda, kebutuhannya juga beda. daripada bingung mending digambar semuanya, sekaligus berharap mereka satu panggung lagi =)

      salam juga buat rekan komunitas kulit kacang

      /danu.widhyatmoko

  6. semangat slenge’an mereka masih tetap sama tapi emang gw lebih suka Slank era Bim2-Kaka-Pay-Indra-Bongky….classic formation, mimpi siang bolong kalo liat mereka nyatu lagi…anyway cool review and wallpaper…

    • Mas YongQ,
      ah kalau saya masih tetap memilih untuk mimpi di siang bolong, mas. Masih berharap satu kali lagi melihat mereka manggung bareng bawain “Kirim Aku Bunga” :)

  7. Andaikan Slank bs maen bareng lg, mngkin gak ya. .?? Syg bgt ya, pdahl Aku lht mereka dah solid bgt lho, Mungkin dibalik tu smua psti ada hikmahnya dan mungkin tu adlh kptsan yg trbaek bt mereka AMIN 3X. . Smga sukses sllu bt Slank, Cayo o o o o.
    . .

    • Bila untuk sekedar nostalgia, di YouTube bisa ditemukan mereka bereuni. Tapi memang nggak ada yang full formasi lama. Ada versi Slank formasi saat ini manggung tanpa Indra Q, tapi juga ada yang mereka manggung dengan Indra Q saja. Mendengar permainan + sound keyboard Indra Q kembali di lagu lama Slank secara live itu sungguh luar biasa!

      Namun lepas dari sentimentil nostalgia, Slank formasi lama memang harus pecah, agar lebih mengayakan musik Indonesia. Saat ini Pay dengan Palu Studio nya melahirkan artis2/band baru yang berkualitas. Bongky lewat kontribusi sebagai produser. Dan tentunya Indra Q lewat kecanggihan nge.mixing + mastering nya. Jangan dilupakan tentu saja BIP dan Slank formasi baru.

  8. nice wallpaper, setuju Slank bukan hanya sebagai sebuah band tapi jg sebagai icon di negeri ini yang menyuarakan realita dalam negara ini seperti yang telah dilakukan oleh bang iwan fals.

  9. God kepak iniliah yg kutunggu ciri khas karya anak indonesia, pantas di acungi jempol. Boleh luar karikatur bereksperimen..tp kita pun mampu lebih dari itu. Apalagi dgn kepak Grad Slank+Potlot satu ini adalah salah satu dari sekian banyaknya band…ini yg patut di acungi jempol kalo perlu jempol kaki ku ikutan dah… sebut aja aku SLANKERS TUA..bravo Kepak Garuda…Chayooo

  10. Demi Allah Semoga Allah Panjangkan Umur orang” yg berterimah kasih kepada para PAHLAWAN. dari Aq Faizal Untuk anak Negeri


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s